SUMATERAEKSPRES.ID – Lebaran selalu menghadirkan suasana hangat yang identik dengan kebersamaan, tradisi silaturahmi, serta hidangan khas yang menggugah selera. Salah satu yang tak pernah absen dari meja tamu adalah nastar—kue klasik berisi selai nanas yang terus mempertahankan popularitasnya dari tahun ke tahun.
Memasuki Lebaran 2026, nastar tetap menjadi primadona. Kue berukuran kecil ini tidak hanya menawarkan rasa manis dan legit, tetapi juga menyimpan nilai nostalgia yang memperkuat makna kebersamaan dalam setiap gigitannya.
Seiring perkembangan tren kuliner, nastar kini hadir dalam versi yang lebih modern. Teksturnya dibuat semakin lembut, tampilannya mengilap, dan aromanya semakin kaya berkat penggunaan bahan berkualitas tinggi.
Istilah seperti melt in your mouth dan premium homemade cookies menjadi standar baru di kalangan pecinta baking.
BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Payuputat Prabumulih Tewaskan Tiga Orang
BACA JUGA:Honda BeAT 110 Lebih Irit dari BeAT Connected 125 2026, Selisih Tipis di Jalanan Jakarta
Untuk menghasilkan nastar lembut ala tren 2026, pemilihan bahan menjadi faktor utama. Mentega premium direkomendasikan untuk menciptakan tekstur halus dengan cita rasa gurih yang khas.
Margarin dapat digunakan sebagai campuran, namun sebaiknya tidak mendominasi agar kelembutan adonan tetap terjaga.
Tahap berikutnya adalah proses creaming method. Mentega, margarin, dan gula halus dikocok hingga lembut dan tercampur rata.
Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak overmix, karena dapat memengaruhi tekstur akhir.
BACA JUGA:Honda Zoomer-X 2026, Skutik Anti-Mainstream yang Menyuarakan Gaya Hidup Urban Penuh Ekspresi
BACA JUGA:Honda BeAT Connected 125 2026, Skutik Naik Kelas dengan Sentuhan Teknologi dan Gaya Urban
Penambahan kuning telur dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan adonan.
Pada tahap bahan kering, campuran tepung terigu rendah protein, susu bubuk, dan sedikit maizena menjadi kunci tekstur lembut nastar. Pengadukan dilakukan dengan teknik folding agar adonan tetap ringan dan tidak menjadi padat.