Asem-Asem Iga Sapi, Hangatkan Sahur dengan Kuah Asam Gurih yang Menggoda Selera

SUMATERAEKSPRES.ID – Waktu sahur kerap datang bersama kantuk yang belum sepenuhnya hilang. Selera makan pun kadang masih bersembunyi.

Di momen seperti itu, semangkuk asem-asem iga sapi yang mengepul hangat bisa menjadi jawaban.

Kuah beningnya yang berpadu rasa asam segar dan gurih rempah seolah membangunkan indra pengecap sejak suapan pertama.

Menu tradisional ini bukan sekadar sajian berkuah. Di balik tampilannya yang sederhana, tersembunyi perpaduan rasa yang seimbang.

Gurih alami dari iga sapi bertemu sentuhan asam khas air asam jawa. Aroma daun salam, serai, dan lengkuas memperkaya cita rasa tanpa membuat kuah terasa berat.

Jika dimasak dengan teknik tepat, daging iga akan empuk, juicy, dan mudah terlepas dari tulangnya.

Tak sedikit keluarga memilih asem-asem iga sapi sebagai menu stok Ramadan.

BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Pemudik dan Perkuat Infrastruktur, Menhub Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran di Sumsel

BACA JUGA:Kemampuan Daerah Maksimal Rp5.000 per Suara, Respons Gubernur soal Usulan Bantuan Parpol Naik Jadi Rp18.000

Dimasak dalam jumlah besar, rasanya tetap terjaga meski dipanaskan kembali. Praktis, bernutrisi, dan tidak mudah membuat bosan.

Alasan Cocok Jadi Menu Sahur

Sahur ideal memerlukan asupan protein yang cukup agar energi stabil sepanjang hari.

Iga sapi mengandung protein tinggi dan zat besi yang membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

Tambahan tomat serta air asam jawa memberi sensasi segar yang membantu mengurangi rasa begah.

Kuahnya yang relatif ringan dan tidak terlalu berminyak juga lebih nyaman di lambung menjelang imsak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *